Gamba r via vituspsm.wordpress.com

Definisi Pemasaran Jaringan
Pemasaran jaringan (network marketing) adalah suatu bidang bisnis bersistem penjualan langsung yang distributornya diberi kompensasi baik dalam menjual produk maupun peluang bisnisnya itu sendiri. Setiap pelaku bisnis membangun dan memelihara jaringan distributor mereka sendiri, masing-masing dengan pelanggan ritel mereka sendiri. Ada banyak nama, antara lain MLM, Multilevel Marketing, Pemasaran dari Mulut ke Mulut, Pemasaran Penggandaan Upaya. Distributor, yang bisa juga dikatakan sebagai pekerja lepas bukan sebagai karyawan , bertindak sebagai basis pelanggan perusahaan, selain itu juga sebagai agen pemasaran serta penjualan untuk produk perusahaan dan kesempatan peluang bisnisnya.
Keunggulan bisnis pemasaran jaringan (Network Marketing) online adalah Anda bisa membangun jaringan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama/profesia Anda sebelumnya. Dengan adanya dukungan pendidikan dan bimbingan dari trainer maka besar kemungkinan untuk Anda berhasil serta minim resiko. Selain itu bisnis pemasaran jaringan adalah piramida terbalik sehingga puncak sistemnya berkah diraih oleh siapapun Anda. Tidak seperti sistem korporat konvensional yang berbentuk piramida, yang hanya mengijinkan satu orang mencapai puncak perusahaan (dalam sebuah perusahaan konvensional hanya ada satu direktur utama, hanya ada satu manager utama dst.).

Aktivitas bisnis network marketing atau pemasaran jaringan ternyata memiliki banyak keuntungan besar. Bahkan penulis buku terkenal “Rich Dad Poor Dad”, Robert T. Kiyosaki, meruntuhkan prasangka banyak orang selama ini yang menganggap bisnis pemasaran jaringan adalah bisnis bersistem piramida yang hanya menguntungkan orang yang berada dipuncak bisnis tersebut.

Dalam bukunya. Rich Dad’s The Business School For People Who Like Helping People” Kiyosaki justru menyatakan sistem pemasaran jaringan adalah sistem piramida terbalik. Artinya fokus utama bisnis ini adalah membawa banyak orang di kuadran business owner menuju puncak atau kata lain puncak sistem terbuka bagi siapa saja.



Baca juga: Tips Membangun Jaringan Bisnis

Sebaliknya, sistem korporat tradisional yang selama ini kita kenal, justru adalah perusahaan dengan sistem piramida. Dalam bisnis tradisional ini, fokusnya adalah memiliki para karyawan (employee) dan orang bekerja sendiri (self-employee) untuk bekerja pada mereka. Dan sistem ini hanya mengijinkan satu orang saja mencapai puncak perusahaan. Sedangkan pada sistem pemasaran jaringan, yang menjadi kelebihannya adalah “andalah yang akan menciptakan aset”. Yaitu, para pemilik bisnis itu sendiri (business owner). Yang lain bekerja dibawah anda dan tugas mereka adalah menciptakan para owner lainnnya bekerja dibawah mereka.

Demikian ulasan singkat tentang yang bisa diambil pelajaran untuk kita tetap berusaha semaksimal mungkin apapun itu bidang usahanya. Sampai jumpa di artikel berikutnya!